Syetan adalah musuh manusia yang nyata. Tetapi sungguh terlalu banyak manusia tidak dapat melihatnya. Hasil perbuatan syetan atas manusia adalah ketika amalan yang buruk dilaksanakannya. Dan manusia tidak menyadarinya. Alangkah senangnya syetan mengetahui bahwa manusia mengklaim perbuatan buruknya atas dasar pemikiran buruk dari manusia itu sendiri. Cobalah tanya, ketika kita melakukan kesalahan dengan sengaja, siapakah yang melakukan itu ? Tentu saja anda menjawab bahwa itu adalah niat anda sendiri. Demikianlah hukuman atas manusia karena bujukan syetan yang nyata. Diamanakah syetan saat itu ?

Betapa mudah manusia menunjuk syetan yang berada di luar dirinya padahal syetan telah membuat ia menunjuk kepada orang lain sebagai syetan… Karena… itu semua adalah kesimpulannya.

Apakah manusia tidak berfikir atas pemikirannya ? Dan apakah manusia tidak dapat membeda-bedakan pemikirannya ? Lagi pula apa yang akan dilaksanakannya ? Maka syetan telah berupaya dalam setiap tindak-tanduk manusia.

Adalah syetan yang licik yang telah menipu daya manusia hingga seseorang manusia tidak lagi dapat melihat kesalahan dalam pendapat dan pemikirannya yang tidak seorangpun dirasa pantas untuk menasehatinya. Serta merta kesombongan adalah bagian dari pemikirannya.

Syetan diciptakan dari api. Api yang panas dan cahaya yang berubah-ubah.

Syetan menjadi makhluk yang ingkar lantaran menganggap dirinya mempunyai pengaruh yang lebih kuat daripada tanah, yaitu panas yang dapat membakar serta cahaya yang dapat menerangi tanah.

Apabila anda ingin menyaksikan bagaimana syetan dan malaikat mempengaruhi anda, pejamkanlah mata. Tutuplah kuping. Demikianlah anda mulai memperkecil pengaruh indra. Kata umum untuk ini adalah konsenstrasi. Meskipun nyatanya malaikat dan syetan hadir sebelum, ketika dan setelah konsentrasi. Sekarang bayangkanlah dalam pikiran anda bagaimanakah rupa atau wajah saya (wajah Iwan). Dengarkan sejumlah bisikan yang memerintahkan anda mengganti-ganti bayangan. Selanjutnya… lakukan ini sebelum membaca pertanyaan berikutnya.
….. sekarang bayangkan kira-kira seperti apa wajah saya ?
…..
…..
…..
…..
….. jika telah anda bayangkan…. carilah jawab pertanyaan berikut.

  • Adakah beberapa macam wajah yang hadir dalam bayangan anda ?
  • Pertimbangan apakah yang dikemukakan oleh bisikan untuk menyeleksi dan mereka-reka sejumlah wajah ?
  • Apakah semua wajah yang hadir itu dapat anda pastikan satu yang merupakan wajah saya ?
  • Dan apakah ini dapat anda yakini sebagai nyata adalah seperti wajah saya ?
  • Apakah sesungguhnya bayangan dan bisikan itu ?
  • Dimanakah diri anda ketika menyaksikan bayangan-bayangan itu ?
  • Siapa yang mengatakan ‘bukan’ ?
  • Siapa yang mengatakan ‘mungkin’ ?
  • Siapa yang mengatakan ‘inilah yang lebih tepat’ ?
  • Apakah anda yang menciptakan bayangan ? Ataukah anda hanya sekedar memerintahkan untuk menampilkan bayangan ?
  • Dan apakah bayangan dan bisikan itu hadir dalam bentuk ketidak sengajaan ?
  • Apakah dalam anda berpikir dan menimbang sesuatu tidak membutuhkan bayangan dan bisikan ?

Maka sesungguhnya malaikat dan syetan itu hadir dalam setiap kesadaran dan pemikiran anda. Syetan yang ditunjukkan di luar diri anda hanyalah sebagai contoh. Malaikat serta syetan yang amat berpengaruh justru berada di dalam pemikiran dan pertimbangan anda.

Bagaimanapun jika anda belum pernah melihat diri saya, maka anda tidak akan pernah dapat membayangkan lebih persis dengan wajah saya sesungguhnya. Dan apabila anda telah pernah melihat wajah saya, maka semua bayangan yang muncul adalah wajah-wajah pendekatan yang digambarkan atas bujukan syetan dan nasihat malaikat. Artinya semua ekspresi yang muncul dari wajah saya di bayangan anda adalah bukan seperti apa nyatanya. Demikianlah syetan ataupun malaikat telah mempengaruhi anda dalam menampilkan gambaran wajah-wajah saya dengan kepentingannya masing-masing.

Maka belajarlah mengambil hikmah sebanyak-banyaknya agar malaikat mempunyai peralatan yang lengkap di dalam diri anda untuk membangkitkan pemikiran positif.

Berpuasa dan bersabarlah guna memutus dan menghambat pengaruh-pengaruh indra dan dorongan tubuh hewani yang menjadi peralatan syetan membangkitkan pemikiran negatif.

Iklan

2 Tanggapan to “Dimanakah Syetan ?”

  1. isnainy Says:

    menarik !!

    tapi cukup ribet menelaahnya,

    ada bahasa yang sederhana ?


  2. Menjawab isnainy :

    Ada. :
    Syetan ada di dalam fikiran kita. Dia ikut menampilkan bayangan. Dia juga ikut membisikkan. Hingga dikira bahwa semuanya adalah hasil fikiran kita semata.

    Tulisan ini pun tak kan luput darinya.

    Mudah-mudahan anda bisa sangat mengerti.
    Trims.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s