(12 point berikut ini disarikan dari tulisan oleh Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Abdurrahman Mubarak)

Sumber bacaan : http//ar5ipku.wordpress.com/2008

  1. Dajjal mempunyai sifat jelek sehubungan dengan aktifitas dusta dan dungu. Padahal ini bisa tampak jelas oleh orang yang mempunyai indera yang sehat.
  2. Dajjal adalah manusia. Dajjal adalah setan. Bapaknya manusia, ibunya dari bangsa jin. Perlu makan, minum dan lainnya.
  3. Sosok tubuh Dajjal merupakan ujian dari Allah.
  4. Dajjal mempunyai kemampuan : menghidupkan orang mati yang ia bunuh, memunculkan kesuburan, membawa sungai, surga dan neraka, perbendaharaan bumi mengikuti dirinya, memerintahkan langit untuk hujan maka turunlah hujan, memerintahkan bumi untuk menumbuhkan maka tumbuhlah tanaman-tanaman.
  5. Yang terutama berbahaya adalah Fitnahnya.
  6. Karena sifatnya yang jelek, sehubungan dengan aktifitas dusta dan dungu, yang bertujuan menyebar fitnah, Dajjal akan menerapkan strategi untuk merangkul umat manusia dengan cara, menyeru kepada Islam, mengaku muslim, mengaku nabi dan mengaku sebagai Ilah.
  7. Seorang pemuda, berambut sangat keriting dan kusut seperti terjalin/dipintal. Hilang cahaya matanya, menyerupakan dengan Abdul ‘Uzza bin Qathan.
  8. Dajjal sangat erat hubungannya dengan MATA. Nabi-nabi telah memperingatkan kaumnya. Dajjal itu buta sebelah, sedangkan Allah tidak demikian. Buta matanya yang kanan, seperti anggur yang menonjol. Membawa sesuatu seperti surga dan neraka. Yang dikira surga padahal neraka. Kulitnya putih seperti keledai putih. Dajjal akbar adalah manusia biasa yang mempunyai sifat seperti manusia. Bukan simbol kemajuan Eropa.
  9. Dajjal mempunyai dua mata yang mana tertulis Kafara. Tulisan ini bisa dibaca oleh yang bisa baca tulis ataupun tidak. Allah jadikan ini sebagai tanda kekufuran, kedustaan, dan kebatilannya. Allah sembunyikan tanda tersebut dari orang yang diinginkan kesesatannya dan terkena fitnahnya.
  10. Pengikut Dajjal adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang jahat. Rasulullah akan melidungi jika Dajjal keluar di masanya. Jika Dajjal keluar setelah masa Rasullulah, pesan Beliau : ‘ketahuilan Rabb kalian tidak buta sebelah’. Orang-orang jahat akan keluar dari Madinah mendatangi Dajjal. Akan muncul sekelompok pemuda yang pandai membaca Al-Quran, tapi tidak melewati tenggorokan mereka.
  11. Fitnah Dajjal meliputi, bersamanya surga dan neraka, membunuh dan menghidupkan kembali, menggergaji seseorang kemudian membangkitkan kembali, memerintahkan langit menurunkan hujan, bersamanya kemakmuran, air, sungai, dan gunung roti, api dan air.
  12. Menghindari Dajjal, membaca doa :‘Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari adzab jahannam, dari adzab kubur, dari fitnah waktu hidup dan waktu mati, dan dari kejahatan fitnah Dajjal’, Hafal 10 ayat pertama surat Al-Kafi, menjauhi dan tidak mendatangi kecuali orang yang yakin tak akan terkena mudarat, padahal Dajjal terus melontarkan syubhat-syubhat. Tinggal di Makkah dan Madinah.

Pembahasan mengenai siapa atau apakah Dajjal ?

Pertanyaan di luar ini :

  1. Setiap Nabi dan Rasul telah memperingatkan keluarnya Dajjal. Berarti setiap Nabi dan Rasul telah mengetahui tentang Dajjal ?
  2. Nabi Muhammad telah menginformasikan banyak hal termasuk ciri mengenai Dajjal. Dari manakah Rasullullah mengetahui hal ini ? Apakah setiap Nabi dan Rasul bermimpi tentang kehadirannya ? Apakah Rasul telah melihat ke masa depan ?
  3. Siapakah Abdul ‘Uzza bin Qathan ? Apakah ada riwayat menceritakan mengenai siapa dia ? Apakah dia manusia ? Apabila ia manusia, terlebih dikatakan sebagai sahabat Nabi, apakah ia tidak tersinggung / marah disebut Dajjal ? Apanya yang menyerupai dirinya dengan Dajjal, apakah fisiknya ataukah perangainya ? Apakah dia ternyata hewan yang diberi nama? apakah dia benda yang bernama ?

Informasi penting :

  1. Sosok Dajjal merupakan ujian dari Allah. Suatu teka-teki yang bisa menjadi fitnah terhadap siapa Dajjal. Rasullulah berpesan apabila Dajjal telah keluar : ‘ketahuilan Rabb kalian tidak buta sebelah’. Bermakna, apabila Dajjal telah keluar, dia akan menghadirkan cara pandang yang berbeda, yaitu sudut pandang yang lebih sempit, sehingga kebenaran tidak sepenuhnya dicerna.. jadilah itu semacam fitnah atau ‘bibit’ fitnah. Allah ‘melihat’ secara keseluruhan, sedangkan Dajjal melihat sebagian saja. Sebagai umpama : “si A memukul si B”, jika dilihat hanya sebagian, akan menjadi “si A memukul”; “memukul si B”; “memukul’; dan “si A si B”. Yang mana tiap pecahan bagian menjadi tema tersendiri berkembang menjadi prasangka menyesatkan (Fitnah). Oleh karena itu kesesatan dan kebimbanganlah hasilnya. Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al-Quran) dan Dia tidak mengadakan kebengkokan[871] di dalamnya” (18:1)
  2. Dajjal sangat berkaitan dengan Mata. Benda mata, biji mata, penglihatan, pandangan, sudut pandang, fokus, jauh-dekat, pemahaman, akhirnya berujung pada keyakinan yang sesat. Si buta sebelah, bukan berati si mata satu. Tetap saja matanya dua belah. Sementara yang sebelah bisa melihat. Sedangkan yang sebelah lagi bisa kita lihat ‘tidak melihat’ (buta).
  3. Sifat jelek Dajjal antara lain aktifitas dusta dan dungu, sementara yang paling berbahaya adalah Fitnah. Fitnah: ‘meyakinkan orang bahwa perkataan, sikap dan perbuatannya benar, supaya orang lain tertarik dan percaya padanya.’; caranya antara lain dengan menjadi seperti orang lain, atau melebihi dari kebiasaan kesehariannya. Maka makna fitnah berdekatan dengan makna munafik, penipu, muslihat, degil.
  4. Inisialisasi mengenai keberadaan Dajjal terdapat dalam do’a : “…… aku berlindung kepada-Mu dari …….fitnah Dajjal”.
  5. Kewaspadaan terhadap Dajjal terdapat dalam do’a : hafal / faham 10 ayat pertama surat Al-Kafi.

Informasi membingungkan :

  1. Dajjal adalah manusia, setan dan atau jin ? yang jelas, Dajjal perlu makan atau minum, perlu input untuk tenaga dan tubuh. Bisa jadi manusia yang terpengaruh oleh setan, tapi berkemampuan seperti jin, yaitu dengan mempergunakan peralatan dan metoda muslihat mata (relatif). ‘Manusia’ dimaksud : sebagai ‘normal’, ‘manusiawi’, kemampuannya adalah manipulasi benda dan energi; Setan dimaksud : kesilapan, terlena, kemampuannya adalah manipulasi jiwa manusia, ; Jin dimaksud : ‘abnormal’, ‘bukan-manusia’, kemampuannya adalam manipulasi hukum/proses alam. Sedangkan Dajjal memiliki 3 kemampuan itu (manusia, setan, jin) Sebagai contoh mudah : Seorang penyulap membelah seseorang di dalam kotak dengan gergaji. Sulap seperti ini sudah biasa kita lihat dan triknya sudah terbongkar. Tetapi, bagaimana tanggapan orang-orang pada waktu pertama kali sulap dilihat ? dan Bagaimana dengan sulapnya David Copperfield ? sementara ‘trik’ belum terbongkar, apa tanggapan sebagian pengamat ? Jangan heran bila ada yang beranggapan bahwa David Copperfield bekerja sama dengan Jin.
  2. Berambut keriting dan kusut seperti terjalin / dipintal. Ada disebutkan bahwa rambutnya ‘sangat’ keriting. Adakah derajat dari keriting ? Sangat keriting itu seumpama apa dibanding keriting saja ? Keriting mana atara ‘Giring’ (Nidji) dan keritingnya orang Irian ? Apakah ini ciri ataukah ini maksud ? Misalnya seseorang dengan rambut yang lurus, tetapi karena kusut, maka terlihat keriting. Bagaimana dengan orang yang keriting jika rambutnya kusut ? Inikah maksudnya sangat keriting ? Bisa jadi sebenarnya ini menggambarkan orang yang sangat sibuk. Jika orang punya rambut lurus, kemudian karena terlalu sibuk, pusing, rambutnya jadi kusut. Maka derajat rambut kusut, maksimalnya adalah orang berambut keriting yang sibuk, sehingga rambutnya disebut sangat keriting. Selanjutnya apakah yang dimaksud betul-betul rambut ? ataukah sesuatu yang hanya menyerupai rambut. Misalnya pada manusia berambut seperti contoh tadi, ataukah pada benda / peralatan elektronik adalah perkabelan.?
  3. Dajjal mempunyai dua mata yang mana tertulis Kafara di antaranya. Tulisan ini bisa dibaca oleh yang bisa baca tulis ataupun tidak. Allah jadikan ini sebagai tanda kekufuran, kedustaan, dan kebatilannya. Allah sembunyikan tanda tersebut dari orang yang diinginkan kesesatannya dan terkena fitnahnya. Adalah ini satu teka-teki. Apakah tulisan itu betul ditulis ataukah sesuatu yang hanya mirip tulisan ? Apakah tulisan itu hanya sekedar khiasan ? Padahal telah ditegaskan bahwa tulisan itu dapat dibaca oleh yang bisa baca tulis ataupun tidak. Barangkali ini adalah satu bentuk tulisan Arab yang ternyata bisa dilihat dan dipersamakan dengan tulisan latin, atau sebaliknya. Artinya tulisan yang mempunyai 2 sudut pandang aksara. Terletak di antara kedua matanya. Lantaran diandaikan dengan letak dua bola mata kita, lalu timbul sebutan “tulisan tertulis di kening”. Padahal maksudnya tetaplah di antara dua mata. Misalkan satu mata anda dapat di lepas dan di letakkan di ujung jalan, maka tulisan itu terletak di atara ujung jalan dan di diri anda. Jadi, bukan berarti di kening.
  4. Seorang pemuda; berambut ….; Bukan seorang pemudi ? bukan bayi.. bukan remaja.. bukan kakek-nenek ? Sementara tidak tersebut Dajjal keluar sebagai bayi, tumbuh menjadi – kanak2- remaja – pemuda – kakek2. Dajjal keluar sebagai pemuda. Sehubungan dengan fitnah, ‘muda & lelaki’ sangat berkemampuan dan berkemauan dibanding kategori lainnya (energik). hilang cahaya matanya….. Maka ketika ia menjadi Dajjal, hilanglah sesuatu pada dirinya, dia tidak lagi menjadi dia, tetapi sesuatu / seseorang yang diperankan atau yang menyurupinya. Maka ia tertawa padahal tidak. Ia menangis padahal tidak. Ia tersenyum padahal tidak. Karena ia berdusta.

Informasi tambahan mengenai mata :

  1. Dalam hal mata terdapat perbedaan riwayat, sebagian menyatakan yang kiri dan sebagaian menyatakan yang kanan. Sebagian ulama mengkompromikan riwayat-riwayat tersebut dengan mengatakan bahwa mata yang kanan terhapus dan tidak bercahaya, sedangkan pada mata yang kiri terdapat sepotong ‘daging’ yang menonjol. Apakah yang dimaksud ‘daging’ disini benar-benar daging ? Ataukah sebutan untuk rangka benda yang menonjol ?

Informasi pernyataan yang bersamaan :

  1. Rasulullah berkata ‘Allah tidak buta sebelah’; Rasulullah bermimpi : ketika melaksanakan thawaf, bertemu dengan ‘Al-Masih bin Maryam’; di belakang mengikutinya ‘Al-Masih Ad-Dajjal’. Ini mirip {Allah—>Rasul} berbanding {‘Sesuatu’—–>‘anu’ (bersifat palsu)}, yang mana {‘Sesuatu’—–>‘anu’} tidak akan mampu menyaingi {Allah—–> Rasul}. Mengapa Al-Masih Ad-Dajjal dibandingkan dengan Al-Masih bin Maryam ? Apakah karena keduanya mengandung kata Al-Masih ? Ataukah karena Al-Masih bin Maryam adalah Rasul yang tidak mempunyai Bapak ? Mungkin ada kaitan dengan Firman Allah sebagai berikut : “Segala puji kepunyaan Allah Yang menurunkan Kitab kepada hamba-Nya …,… agar ia memberi peringatan tentang siksaan yang dahsyat dari Dia… dan ia memperingatkan orang-orang yang berkata bahwa Allah memungut anak laki-laki.”(18:1-4) Beberapa orang mengira, yang dimaksud anak laki-laki ini adalah Yesus Kristus. Tetapi Dajjal, berkenaan dengan MATA – huruf Ka Fa Ra – fitnah – kebohongan, dan Nabi palsu. Isa Almasih bermakna Isa sang penghapus dosa (kejahatan). Almasih Ad Dajjal bermakna Si penghapus dosa(kejahatan) bohongan. Superman, spiderman, dll. superhero komik bisa tergolong Almasih Ad Dajjal. Waspadalah terhadap tokoh hayalan ini. Bagaimana jika ia menjadi idola anak-anak sehingga mengalahkan Nabi dan Rasul ? selanjutnya Firman Allah : “Apakah orang-orang kafir mengira bahwa mereka dapat mengambil hamba-Ku sebagai pelindung selain Aku?… Katakan Apakah Kami beritahukan kepada kamu orang-orang yang paling rugi perbuatannya? Yaitu orang yang tersesat jalannya dalam kehidupan dunia, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.”(18: 102-104). Waspadalah dengan aktifitas ‘menghibur’.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan pada suatu hari di tengah keramaian tentang Al-Masih Ad-Dajjal. Beliau berkata: “Sesungguhnya Allah tidak buta sebelah, dan ketahuilah Al-Masih Ad-Dajjal adalah buta mata sebelah kanannya, seperti buah anggur yang menonjol.” Ibnu ‘Umar berkata: “Rasulullah bersabda: ‘Diperlihatkan dalam mimpiku pada suatu malam ketika aku berada di Ka’bah, kemunculan secara tiba-tiba seseorang dari Bani Adam yang terlihat sangat bagus, berkulit sawo matang dari Bani Adam, rambutnya tersisir di antara kedua pundaknya, dalam keadaan meletakkan kedua tangannya di atas dua pundak dua lelaki dan dia melaksanakan thawaf di antara keduanya aku berkata: ‘Siapa ini?’ Mereka berkata: ‘Al-Masih bin Maryam.’ Dan aku melihat di belakangnya ada seseorang yang sangat keriting rambutnya dan buta matanya sebelah kanan dan serupa dengan Ibnu Qathan. Dia meletakkan tangannya di atas pundak dua laki-laki dan thawaf di Ka’bah. Lalu aku berkata: ‘Siapa ini?’ Mereka menjawab: ‘Ini adalah Al-Masih Ad-Dajjal’.”

Informasi tipis mengenai Dajjal di Al-quran :

  1. Allah memperingatkan bahwa penciptaan yang dapat dilakukan manusia tidak akan pernah sebanding dengan penciptaan Allah atas langit dan bumi. Demikian apapun yang mampu diciptakan oleh Dajjal. Mengerikan sekali..! Kini manusia telah mampu membuat dunia maya atau ‘virtual’ melalui berbagai metoda animasi sedemikian ‘hidup’ sehingga kita lupa bahwa itu tidak ada. Hanya khayalan belaka yang ditayangkan begitu ‘nyata’. Ntah nanti perkembangan teknologi ini menjadi seperti apalagi ? Dunia maya game, dunia cerita filem fiksi, teknologi canggih, rekayasa genetika, dan lain-lain hasil buatan atau ciptaan manusia adalah yang perlu diwaspadai terhadap pernyataan dalam Firman Allah ini.

“Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (Al-Mu`min: 57)

Informasi belum keluarnya Dajjal di zaman Rasulullah :

  1. Tiada kisah bahwa Dajjal telah keluar di zaman Rasulullah. Ibnu Qathan hanya sesuatu contoh yang menyerupai, jadi bukan Dajjal. Maka Rasulullah berkata, jika Dajjal keluar di zamannya, Rasulullah akan melindungi. Tapi jika Dajjal keluar setelah Rasul wafat, urusannya kepada masing-masing individu.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: ‘Jika dia keluar sedang aku masih berada di antara kalian niscaya aku akan mencukupi (melindungi) kalian. Jika dia keluar setelah aku mati maka ketahuilah Rabb kalian tidak buta sebelah.

Informasi tentang kehebatan Dajjal :

  1. Dajjal mempunyai kemampuan : menghidupkan orang mati yang ia bunuh, menggergaji seseorang kemudian membangkitkan kembali, memunculkan kesuburan, membawa sungai, surga dan neraka, perbendaharaan bumi mengikuti dirinya, memerintahkan langit untuk hujan maka turunlah hujan, memerintahkan bumi untuk menumbuhkan maka tumbuhlah tanaman-tanaman. Kemampuan ini bisa jadi kemampuan sesungguhnya (nyata, sihir) bisa juga tidak nyata (maya, virtual, animasi, sulap, flash-back). “Katakanlah: Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Rabbku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Rabbku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).” (18:109)
  2. Membawa sesuatu seperti surga dan neraka. Yang dikira surga padahal neraka. Sungguh heran! Ada orang berfikir bahwa Surga dan Neraka dapat dibawa-bawa. Sementara seperti apa Surga dan Neraka itu pun masih belum kita ketahui. Sebenarnya mungkin hanyalah sesuatu seperti halnya mempromosikan benda / produk yang menarik, meyakinkan, nikmat, sehat, pintar, cerdas, dan lain-lain promosi yang mana dibaliknya bisa jadi malah sesuatu yang benar; tidak berarti; atau justru mencelakakan. “Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah diantara mereka yang terbaik perbuatannya.” (18:7) Disinilah nyata, bahwa kenikmatan dunia adalah satu ujian yang sangat berat.

Informasi tentang strategi Dajjal :

  1. Dajjal akan menerapkan strategi untuk merangkul umat manusia dengan cara, menyeru kepada Islam, mengaku muslim, mengaku nabi dan mengaku sebagai Ilah. Ini adalah contoh strategi bertahap, berjenjang, meningkat, yang mana semuanya bertujuan menguasai keyakinan umat manusia. Sebagai contoh : bahwa apa yang telah dilarang Allah, awalnya dilanggar – menjadi satu yang gempar, lalu menjadi satu yang umum, kemudian menjadi satu yang lumrah, lalu tumbuh keyakinan serta pengakuan bahwa larangan Allah tidak beralasan – tidak berguna. Sebagai contoh : Firman Allah : “Fitnah lebih kejam (jahat) dari pembunuhan”. Ayat ini seringkali dipelesetkan untuk tujuan guyonan. Perkataan yang sakral, telah berubah menjadi bahan olok-olokan. “Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.” (18:106)

Arti dajjal sendiri menurut segi bahasa adalah dari kata dajala yang artinya menutupi, ia menutupi bumi dengan bilangannya yang besar, ia adalah pembohong dan menutupi kebenaran dengan kepalsuan, ketiga ia menutupi manusia dengan kekafiran ,dan keempat ia tersebar dan menutupi seluruh muka bumi.

Sebuah Kisah Fiktif

Seseorang di jaman 100 tahun sebelum Nabi Muhammad, bermimpi tentang masa depan. Dia berkata kepada sahabat-sahabatnya : “….ada sebuah semacam kuda, berkaki empat, kakinya seperti ular melingkar, tubuhnya terbuat dari tembaga yang dituangkan, tidak makan, hanya minum air seperi khamar, berjalan di atas permadani keras berwarna hitam, dindingnya terbuat dari batu tipis yang tembus pandang, empat orang penunggang duduk di atas bangku yang terbuat dari kulit binatang, berjalan cepat seperti batu yang dilemparkan, bersuara gemuruh bagaikan guntur dan mengeluarkan kabut asap, meninggalkan jejak seperti dua ekor ular besar….”

Ini adalah sebuat ibarat. Bagaimana orang jaman dahulu berkata tentang masa depan. Semuanya mempergunakan perbendaharaan kata dan benda di saat itu. Demikianlah saya kira Hadist tentang Dajjal. Dajjal adalah urusan manusia. Oleh karena itu lebih banyak diterangkan dalam Hadist. Sedangkan dalam Al-quran, Allah memperingatkan manusia, terutama yang telah mengira menciptakan sesuatu yang luar biasa bermanfaat dalam bentuk barang-barang hasil dari pengetahuan dan teknologi, sehingga menjadi fitnah, dan menjauh dari kebenaran.

Simaklah beberapa Ayat dalam Surat Al-Kahfi (QS. 18:101-106) berikut ini :

“Yaitu orang-orang yang matanya dalam keadaan tertutup dari memperhatikan tanda-tanda kebesaran-Ku, dan adalah mereka tidak sanggup mendengar.“

“Maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hambaku menjadi penolong selain Aku? Sesungguhnya Kami akan menyediakan neraka jahannam tempat tinggal orang-orang kafir.”

“Katakanlah: Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya”

“Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedang mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.”

“Mereka itu orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Rabb mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.”

“Demikian balasan mereka itu neraka jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.”

Informasi tambahan :

Sumber bacaan : Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

PERHATIAN : Tulisan berwarna hijau adalah komentar saya.

Al-Dajjal (Arab: الدّجّال, al-dajjāl) (“Pembohong/penyamar”) adalah satu bentuk jahat dalam eshatologi Islam, yang akan muncul sebelum Yawm al-Qiyamah (Hari Kebangkitan Semula). Dia sama dengan Antikristus dalam Kristen.

“Dajjal” adalah kata Arab lazim, digunakan dalam kata “nabi palsu”. Tetapi “Al-Dajjal”, dengan rencana pasti, merujuk kepada “Si Penyamar”, satu pembohong spesifik menjelang kiamat. Istilahnya adalah Al-Masih Ad-Dajjal (Bahasa Arab untuk “Si Masih Palsu”) adalah terjemahan dari istilah Syria “Meshiha Deghala”, dimana telah menjadi kosa kata lazim dari Timur Tengah selama lebih 400 tahun sebelum Al-Qur’an via Peshitta (dimana menggunakan istilah ini berasal dari kata Yunani yaitu “antichristos”).

Sifat-sifat

Dajjal tidak disebut dalam Al-Qur’an, tetapi berbagai hadis Sunah menguraikan sifat-sifat ad-Dajjal, seperti berikut (dimana lazimnya dipercayai oleh Muslim):

  • Bentuk fisiknya berbentuk cacat, dan buta pada mata kirinya. Mata kanannya bisa melihat tetapi ia akan jadi gelap (hitam). Dalam beberapa hadis dia hanya punya satu-mata. Dia akan menunggang keledai putih dimana setiap langkah sama dengan satu mil panjangnya, akan makan api dan menghembus asap, terbang di atas tanah dan menyeberangi laut. Menengok semua ciri ini, sepertinya ini bukan ciri manusia biasa, melainkan ciri suatu peralatan berteknologi, yang mana saat ini bukanlah hal yang mustahil telah dipergunakan manusia.
  • Dia akan menipu para mukminin & mukminat, mengajar mereka yakni Surga(maksudnya Neraka) dan sebaliknya. Mempelajari dan memanfaatkan alam untuk kehidupan, namun mengesampingkan “Penciptanya”.
  • Huruf Arab “Kaf” “Faa” “Raa” (kafir, bermakna “kufur”) akan muncul pada dahinya dan akan mudah oleh Muslim yang bisa membaca ataupun buta huruf. Telah dibahas di atas. Yaitu aksara Arab yang terlihat mirip aksara Latin.
  • Dia bisa melihat dan mendengar berbagai benda di banyak tempat pada waktu yang sama. Seandainya memang ada manusia super seperti ini, setidaknya sekarang telah dapat disaingi oleh manusia biasa yang mempergunakan teknologi spy dan telekomunikasi.
  • Dia mempunyai kuasa untuk mengelirukan manusia. Sangat jelas. Sengaja atau pun tidak.
  • Dia akan coba meletakkan manusia pada takhta Tuhan. Apakah sejenis penawaran yang menjurus kepada sistem penguasaan skala besar.
  • Suatu hari pada musim kemarau, dia akan bertanya; apakah kau mau api atau air? Jika anda memilih air itu bermakna yang anda minta adalah api, manakala jika anda minta api yang diberikan ialah air. Apakah ini semacam penawaran bisnis (investasi) yang sebenarnya ternyata sangat tidak imbang ?
  • Dia akan mendakwa diri sebagai Tuhan dan akan menipu manusia dalam berfikir yakni dia telah bangun dari kematian. Salah satu orang khusus akan dia bunuh dan kemudian dia akan kini menghidupkan dia, sesudah itu Allah akan menghidupkan dia. Dia takkan mempunyai kuasa ini lagi. Pada sumber lain (menurut kepada seri Akhirat oleh Anwar al-Awlaki), seorang lelaki beriman akan datang dari Madinah terus ke Dajjal, berdiri pada atas Uhud, dan dengan beraninya mendakwa Dajjal adalah Dajjal. Dajjal kemudian akan bertanya: “Adakah anda akan percaya pada saya (yakni saya adalah tuhan) jika saya bunuh anda dan kemudian menghidupkan anda?”. Dajjal akan melakukan sedemikian dan selepas penghidupannya lelaki beriman akan berkata bahwa dia semakin tidak percaya ketuhanan Dajjal. Menganggap dirinya sangat berkuasa, padahal hanya tipuan belaka.
  • Barang siapa yang menolak dan enggan percaya dengannya akan menderita kemarau dan kelaparan, barang siapa yang menerimanya akan hidup dalam kehidupan senang. Bisa bermakna : Jika tidak mengikuti arus, berhenti, atau melawan arus, seseorang akan tersingkir dari ‘kehidupan’.
  • Setengah tradisi Islam mengaitkan yakni dia akan muncul pada Kota Isfahan. Isfahan pernah menjadi salah satu kota terbesar di dunia. Kota ini berkembang antara 1050 hingga 1722, khususnya di bawah dinasti Safavid pada abad ke-16 ketika kota ini dijadikan ibu kota Persia. Bahkan di masa kini, kota ini masih menyimpan banyak dari kejayaannya di masa lampau. Kota ini terkenal karena arsitektur Islamnya, dengan banyak boulevard yang lebar, jembatan yang beratap, istana-istana, masjid-masjid, dan menaranya. Hal ini menyebabkan timbulnya tamsil Esfahān nesf-e jahan: Isfahan adalah setengah dari dunia”. Terkejut saya.. bahwa ternyata Dajjal disebutkan muncul dari suatu daerah yang sudah cukup lama berperadaban tinggi.
  • Dia tidak bisa memasuki Makkah atau Madinah karena sudah dijaga malaikat. Tidak ada keperluan yang serius baginya terhadap kota ini, dan tidak pula ada keperluan serius bagi kota untuk mendatangkan dia. Maka, Makkah dan Madinah, relatif tidak terganggu oleh misinya.
  • Imam Mahdi akan menentangnya dengan nama Islam. Belum diketahui.
  • Dia akan dibunuh oleh Nabi Isa a.s. (Yesus) dekat pagar Ludd, di mana Israel yang sekarang ini. Akankah seorang Nabi / Rasul membunuh ? Apakah tidak ada pengikutnya yang pantas melakukan itu ? Ataukah hanya berupa suatu ‘pembunuhan’ simbolis ?

Perlindungan dari Dajjal

Nabi Muhammad s.a.w. mengingatkan para pengikutnya untuk membaca dan menghafal sepuluh ayat pertama dari Surat Al Kahfi sebagai perlindungan dari Dajjal, dan kalo bisa berlindung di kota Madinah karena dajjal tidak akan pernah bisa masuk kota tersebut yang dijaga oleh para malaikat. Dia juga mengingatkan para pengikutnya untuk berdoa, “Ya Allah! Aku berlindung dengan-Mu dari musibah Dajjal.” Dia juga menyatakan tidak ada musibah yang lebih hebat daripada Dajjal sejak penciptaan Nabi Adam a.s. hingga Hari Kebangkitan. Rentang waktu kehadirannya cukup panjang. Jumlah manusia yang dipengaruhinya sangat besar. Skala penyimpangan sangat sesat / kufur. Hingga dia dihentikan oleh Nabi Isa a.s. Itulah musibah yang besar bagi umat manusia yang tidak menyadarinya.

2 Tanggapan to “Tela’ahan Sifat dan Ciri Dajjal”

  1. Doddy Says:

    Mengomentari sedikit tentang hadits ;
    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: ‘Jika dia keluar sedang aku masih berada di antara kalian niscaya aku akan mencukupi (melindungi) kalian. Jika dia keluar setelah aku mati maka ketahuilah Rabb kalian tidak buta sebelah”.

    Kata kunci dari hadits ini adalah kata Rabb. Kata Rabb dalam Al Quran memiliki makna (sebagiannya), hanya Allah saja yang menciptakan, menyempurnakan seluruh ciptaan-Nya, menetapkan (kadar), memberikan petunjuk kepada masing2 ciptaan-Nya.

    Jika hadist di diatas dijelaskan maksudnya menurut tafsir Al Quran, maka Dajjal yang akan keluar nanti adalah ia yang ‘seakan-akan’ memiliki sifat seperti Rabb (Allah) padahal tidak sama sekali. Walaupun kehebatanya memukau mata manusia dengan kejadian2 nyata (bukan dongeng, kisah, film, dll). Hal ini terbukti dengan beberapa hadits (yang juga di tulis di atas) yang menerangkan hal itu.

    Boleh jadi, pentakwilan terhadap hadits2 tentang dajjal adalah seperti yang disebutkan di atas, tetapi, bisa jadi pula hal ini terjadi secara dzhohir yang sesuai dengan hadits.

    Banyak sekali fenomena-fenomena fitnah (baik dilakukan oleh orang kafir yg memusuhi Allah, munafiq, setan, iblis, dajjal)yang berakibat kekafiran, kekufuran yang terjadi di kalangan umat manusia yang berujung neraka. Pada hakikatnya, yang mereka lakukan adalah sama, hanya saja penamaan dan istilah khusus, tindakan2 khusus disebutkan untuk masing-masing pelakunya.

    Sebagai contoh..kalo kita perhatikan dalam uang kertas $usd, lihat disana, kenapa hanya ada satu mata di atas segitiga…? apakah ini hanya kebetulan saja…? atau adakah ‘sesuatu’ yang berada di balik itu..?. atau dengan fenomena Sai Baba, yang jika datang ke sebuah kota, ia mengumumkan mintalah apa saja padanya pasti akan ia kabulkan…dan betul terjadi. Termasuk, ada bayi yang lahir dengan satu mata saja (silakan search di di http://www.youtube.com), dan masih banyak lagi hal lainnya yang serig dikaitkan dengan dajjal.

    Yang pasti, sebagaimana Rasulullah bersabda, “..maka ketahuilah Rabb kalian tidak buta sebelah”.

    Jika kita mengetahui siapa Rabb kita, maka kita bisa mengetahui siapakah Dajjal…
    Wallahu ‘Alam.

  2. hariyanto27 Says:

    KHUTBAH SHALAT ‘IDUL FITHRI TAHUN 1428 H/13 OKTOBER 2007 M

    Oleh AL JABIR
     
    Allaahu Akbar ….9 x, Allaahu akbar kabira, walhamdulillaahi katsiira, wa subhaanallaahi bukratan wa ashiila, laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, allaahu akbar wa lillaahil hamd Alhamdulillaahilladzii arsala rasuulahu bil hudaa wa diinil haq, liyuzhhirahuu ‘alad diini kullihii walau karihal musyrikuun. Ashhadu an laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah wa ashhadu anna muhammadan ‘abduhuu wa rasuuluh. Allahumma shalli wa sallim wa baarik ’alaa saiyyidinaa Muhammad, wa ’alaa aalihii wa shahbihii ajma’iin.
     
    Amma ba’du, fayaa ‘ibaadallaah, ittaqullaaha haqqa tuqaatih wa laa tamuutunna illaa wa antum muslimuun. Yaa aiyyuhalladziina aamanuu, athii’ullaaha wa athii’ur rasuula wa ulil amri minkum; fa in tanaaza’tum fii syai-in farudduuhu ilallaahi war rasuuli inkuntum tu`minuuna billaahi wal yaumil aakhir; dzaalika khairun wa ahsanu ta`wiila. Qaalallaahu ta’aala fii kitaabihil kariim, A’uudzu billaahi minasy syaithaanir rajiim. Bismillaahir rahmaanir rahiim
     
     
    183. Orang-orang yang mereka mengatakan: “Sesungguhnya Allah Telah memerintahkan kepada kami, supaya kami jangan beriman kepada seseorang rasul, sebelum dia mendatangkan kepada kami korban yang dimakan api”. Katakanlah: “Sesungguhnya Telah datang kepada kamu beberapa orang Rasul sebelumku membawa keterangan-keterangan yang nyata dan membawa apa yang kamu sebutkan, Maka Mengapa kamu membunuh mereka jika kamu adalah orang-orang yang benar”.
     
    Shadaqallaahul ’azhiim.
     
    Allaahu Akbar … 3 x walillaahil hamd
     
    Segala puji tertentu hanya bagi Allah, yang sentiasa mengutus utusanNya dengan petunjuk dan agama yang benar; supaya Dia menzahirkan agamaNya di atas agama yang di agama-agama kan selama ini. Walau tidak disukai oleh orang-orang musyrik,
     
    Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah yang Esa yang tidak ada syarikat bagiNya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hambaNya dan pesuruhNya. Shalawat dan salam keharibaan nabi besar Muhammad SAW yang bertambah jua kasih Allah kepadanya sehingga kita kelimpahan syafa’at di dunia ini sebagai cerminan di akhirat.
     
    Kemudian dari pada itu, wahai hamba-hamba Allah sekalian; taqwalah kamu kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa dan janganlah kamu mati sebelum kamu Islam. Hai orang-orang yang beriman taat patuhlah kamu kepada Allah dan taat patuhlah kamu kepada rasul dan pemimpin yang dari kamu, maka jika kamu berselisih tentang sesuatu kembalilah kamu kepada Allah dan Rasul jika kamu benar percaya kepada Allah dan hari akhir, yang demikian itu lebih baik dan lebih bagus kesudahannya bagimu.
     
    Berkata Allah melalui utusannya yakni pemimpin yang dari kamu; orang-orang yang mereka itu berkata “sesungguhnya Allah memerintahkan kepada kami supaya kami jangan percaya kepada seorang rasul, sehingga ia mendatangkan kepada kami kurban yang dimakan api, katakanlah “sungguh telah datang kepada kamu rasul-rasul sebelum aku dengan keterangan yang nyata dan dengan apa yang kamu katakana, maka Mengapa kamu membunuh mereka jika kamu adalah orang-orang yang benar“.
     
    Allaahu Akbar … 3 x walillaahil hamd
     
    Beginilah !.. kalimat orang-orang selama ini, yang setiap didatangkan seorang utusan maka serta merta mereka tidak mempercayainya, dengan segala dalil dan ilmu yang ada pada mereka padahal Allah tidak tergagah dengan Ilmu yang ada pada mereka, yang Allah berkehendak dengan sekehendaknya tidak tergagah dengan kehendak mereka.
     
     
    Perkataan jangan percaya kepada seorang rasul ini, sudah melanda bukan hanya kepada orang bodoh akan tetapi kepada orang pintar, bukan hanya kepada yang miskin akan tetapi kepada orang kaya, bukan hanya kepada rakyat jelata akan tetapi kepada penguasa negri. Yang pada sebenarnya ini adalah propaganda alias fitnah “Al Masihud Dajjal “, yang aku mengartikan Al Masihud Dajjal adalah seorang penceramah yang bohong (Pendusta).
     
     
    Fitnah Dajjal ini telah ditelan mentah-mentah oleh segenap golongan, yang memang Dajjal sangat mengetahui bahwa musuh bebuyutannya akan datang di akhir zaman ini, sehingga propagandanya sudah berurat berakar didalam hati manusia, maka ketika aku mengumandangkan kalam Tuhan saat ini, berdalihlah orang-orang yang mengikuti Dajjal, pewaris-pewaris dajjal, ulama pewaris dajjal, dengan mengatakan “bahwa Allah memerintahkan kepada Mereka agar tidak percaya kepada Rasul” alias Rasul tidak ada lagi.
     
    Allaahu Akbar … 3 x walillaahil hamd
     
    Orang yang menyangkal dan menjiddal aku selama ini adalah sama seperti layaknya orang-orang yang menyangkal dan menjiddal rasul-rasul sebelum ini, yakni yang berjabat sebagai Ulama kah, Kiai kah, Tuan Syeikh kah, Ustadz kah, Da`i kah, Penceramahkah, atau apapun sebutannya, yang disangka mereka dengan ilmu, amal dan ibadah yang telah mereka tuntut, yang telah mereka usahakan, yang telah mereka Khitmadkan, dapat mengkoreksi Al Qur’an, Kalam Allah, Wahyu Ilahi yang aku sampaikan kepada mereka. Makanya yang menentang aku dalam menyampaikan Kalam Tuhan bukanlah orang bodoh tetapi adalah orang-orang yang menyangka mereka mengetahui tentang agama karena memang mereka sekolah agama bahkan sampai ke negri ‘arab, orang-orang yang menyangka bahwa ‘amalnya shalih, dan orang-orang yang menyangka bahwa ‘ibadahnya diterima oleh Tuhannya. Padahal tidaklah berfaedah ilmu, amal dan ibadah mereka melainkan Taqwa, namun kembali Al Masihud Dajjal membuat propaganda dengan mengatakan bahwa Taqwa harus dengan ilmu, amal dan ibadah. Inilah salah satu plesetan (Play-Setan = Permainan Setan) yang disangka benar oleh kebanyakan manusia.
     
    Sudah menjadi kenyataan umum bahwa orang yang ilmunya sudah dituntut dari ibtidaiyah tsanawiyah, Aliyah, bahkan sampai keluar negeri; ke kairo, ke Arab Saudi, yang disangka mereka itu merupakan pusat Islam; orang yang ilmunya sudah dituntut sampai ke alam bathin (thariqat, hakikat, dan ma’rifat), itulah yang dikatakan mereka Ulama, ustadz, kiai, shekh dan lain-lain sebutan.
     
    Namun aku ingatkan kepada kamu sekalian ‘Ulama` itu adalah pewaris Nabi-nabi. Sebagaimana Nabi didatangkan oleh tuhannya maka ‘ulama` pun didatangkan Tuhannya. Sebagaimana Nabi didatangkan sesuai atau tidak sesuai dengan ilmu, amal dan ibadah yang menurut fikiran manusia ketika itu begitu pula ‘Ulama` pewaris nabi-nabi, juga apakah sesuai atau tidak sesuai menurut fikiran manusia di zaman ini (saat ini) sesungguhnya Allah tidak tergagah atas segala sesuatu, bahkan ia berkuasa atas segala sesuatu. Allah tidak tergagah kehendaknya dengan kehendak manusia saat ini dan saat itu, bahkan Allah Maha berkehendak dengan siapa yang dikehendakinya.
    Ulama yang dikatakan Ulama oleh manusia dengan kriteria ilmu, amal dan ibadah lebih cenderung menentang ‘Ulama` Pewaris Nabi, ulama yang menentang ‘ulama` pewaris nabi inilah yang dinamakan ulama dunia (Ulama Suu`).
     
    Allaahu Akbar … 3 x walillaahil hamd
     
     
    1.Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”
     
     
    Allah ciptakan pemimpin yaitu Adam As di muka bumi; ketika itu ditentang keras oleh orang yang sudah sangat berilmu tinggi, beramal shaleh dan beribadah yang tidak sejengkal bumi yang tidak bekas sujudnya sampai hitam keningnya, yang ketika ramadhan ini takkan shalat tarawih 8 raka’at, yang 20 raka’atpun tiada satu malam ramadhan yang absen. Itulah ulama ketika itu yang akhirnya bergelar dengan Iblis (Pembangkang).
     
    Aku ingatkan kepadamu hai manusia semuanya, karena aku hanyalah seorang pemberi peringatan kepada kamu sekaliannya, jangan ikuti olehmu langkah seperti ini, kalau kamu ikuti langkah seperti ini pasti kau lah yang menantang aku saat ini dan penantang para pewaris nabi sebelum aku.
     
    Allaahu Akbar … 3 x walillaahil hamd
     
    Setelah itu didatangkan Nuh As sebagai ‘Ulama` Pewaris Nabi ketika itu, yang mengajak kepada manusia untuk Taqwa kepada Allah serta taatilah aku, maka Nuh As sebagai ‘ulama` pewaris nabi ketika itu ditentang oleh Ulama dunia ketika itu, yang mana Ulama dunia ketika itu mengatakan taqwalah kepada Allah dan ikutilah yang dulu. Namun tetap si ulama pewaris Iblis mengatakan jangan percaya pada si Nuh karena si Nuh gila, bodoh, lagi sesat. Beginikah tingkahmu hai ulama, kerjamu hanya menyesat-nyesatkan orang?!
     
    Allaahu Akbar … 3 x walillaahil hamd
     
    Kemudian didatangkan Ibrahim As sebagai ‘ulama` pewaris nabi-nabi ketika itu yang mengajak manusia hanya kepada Allah dengan mengikutinya, bukan mengajak sembahyang seperti sembahyang nenek moyang mereka juga bukan puasa seperti nenek moyang mereka berpuasa. Ditentang oleh ulama ketika itu yaitu ulama Wadd, Suwa’, Yaguts, Ya’uq dan Nasr, yang kelima-limanya ini adalah ulama pengikut ajaran Nuh As. Ibrahim As mengajak manusia hanya kepada Allah dengan mengikutinya, manusia ketika itu menyombongkan diri dengan waddiyah, suwa’iyah, yaghutsiyah, ya’uqiyah dan nasriyah yaitu pengikut wadd, pengikut suwa’, pengikut yaguts, pengikut ya’uq dan pengikut nasr.
     
    Aku mengajak kamu kepada Allah atas hujjah yang nyata, kebanyakan kamu menyombongkan ustadzmu, kiaimu, shekhmu, gurumu, MUI mu. Yang kamu katakan pengikut Imam Malik (Malikiyah), Hambali (Hambaliyah), Hanafi (Hanafiyah), Syafi’i (syafi’iyah), Asy’ari (Asy’ariyah). Maka adakah kamu yang berfikir …?!
     
    Lalu diutus Musa As selaku ‘ulama` ketika itu kepada kaumnya yang mengajak kepada tuhan yang satu dengan mengikuti rasulNya. Maka sangat sedikit yang percaya (mukmin). Yang mukmin ketika Musa As berkata: “taqwalah kamu sekalian kepada Allah dan rasulNya”, maka orang yang beriman yang mengikuti Musa As sangat mengetahui siapa Allah dan rasulNya yang dikatakan Musa As. Dengan mengikuti Musa As itulah mengikuti rasul serta di jalan Allah.
     
    Ulama yang berdiri di samping Fir’aun, di samping raja, di samping presiden, di samping pemerintah, tetap bersenandungkan laguuUUlama nya bahwa: “tidak ada Rasul lagi setelahnya”. Ini lagu ulama dunia, ulama suu` yang pewaris dajjal dengan gigihnya sebagai senjatanya untuk menyerang ‘ulama` pewaris nabi. Dan kalimat ini sebagai bangunan benteng yang sangat kokoh yang telah dipersiapkan Al masihud dajjal jauh sebelum kedatanganku menyampaikan kalam tuhan.sekarang ini.
    Maka ketika aku kumandangkan didepan Majelis Ulama Indonesia tkt. I Sumatera Utara tahun 2004 sebelum terjadinya peristiwa yang menggemparkan dunia yaitu tsunami di Aceh, setelah mereka menyerang kediamanku yang Alhamdulillaah aku dan pengikutku dimenangkan oleh tuhanku, sepotong ayat, sepotong kalam Allah, sepotong wahyu ilahi yang dalam bahasa kaumnya: “Maka setelah ia mati kamu berkata, tidak akan dibangkitkan oleh Allah Ta’ala satu orang rasulpun setelahnya, padahal ini adalah kalimat orang yang disesatkan Allah karena mereka melampaui batas dan ragu-ragu”. Lalu si MUI menjiddal, membantah dengan katanya, ini dulu pak Jubir. Karena memang pangkal ayat ada kalimat Yusuf. Maka aku sampaikan lagi satu ayat yang bahasa kamunya: “Dan apabila kamu bacakan kehadapannya ayat-ayat kami, ia berkata: ini cerita dulu”. Lalu mereka terdiam, namun entah apa hubungannya mereka menanyakan aku lulusan apa. Mungkin kalau aku lulusan Kairo dsb, jadi benar kalam tuhan yang kubacakan kehadapannya. Tapi aku orang ummi yang tak pandai bahasa ‘arab, orang a’jam, maka mereka menyombongkan diri. Dan mereka biarkan selebaran dengan mengatas namakan MUI, bahwa aku sesat tersebar seluas-luasnya dikalangan masyarakat. Walau kalau mereka ditanya, mereka saling mengelak dengan mengatakan bahwa kami tidak memfatwakan sesat. Maha benar Allah dengan segala firmannya. Maka adakah kamu yang mendapat pelajaran … ?!
     
    Allaahu akbar 3 x walillaahil hamd
     
    Didatangkan ‘Isa Almasih anak Maryam, selaku ‘ulama` pewaris nabi ketika itu, juga ditentang hebat bahkan hendak dibunuh oleh ulama dunia ketika itu. Ulama dunia belahan Timurkah atau Barat, ulama belahan Timur Tengahkah atau Asia Tenggara, ulama Indonesiakah atau Kairo, ulama Sumatera bagian Utarakah atau Medan, ulama yahudikah namanya, jika ia menentang ‘ulama` pewaris nabi, inilah ulama suu`, ulama jahat. Yang apabila dikatakan pada mereka: “jangan buat kerusakan di muka bumi”, mereka berkata: “kami orang shalih”. Inilah Almasihud dajjal, mereka hendak menipu Allah dengan ilmunya yang tinggi, dengan amalnya yang baik-baik, dengan ibadah shalat puasa yang tak tinggal, berinfaq, bahkan berhajji berkali-kali; mereka hendak menipu orang yang benar imannya, bukan hanya beriman kepada yang dulu tapi sudah beriman kepada yang akhir yang didatang Allah kini, padahal tidaklah mereka menipu melainkan mereka sedang menipu diri mereka sendiri, namun mereka tak sadar. Adakah kamu mau menyadari wahai orang-orang yang berkemul dengan ilmu, amal dan ibadah … ?!
     
    Lebih dari 1400 tahun yang lalu telah didatangkan pula Muhammad SAW anak ‘abdullah, bapak si Qasim, suami khadijah, keponaan Abu Thalib selaku pewaris nabi-nabi terdahulu. Jikalah seandainya ‘Abdullah mengatakan Muhammad adalah anakku, benar! tapi belum Islam; si Qasim mengatakan Muhammad adalah ayahku, benar! tapi belum Islam, Khadijah mengatakan Muhammad suamiku, benar! tapi belum Islam, Abu Thalib mengatakan Muhammad keponaanku, benar! maka api neraka masuk melalui rambut dan kukunya. Juga ditentang oleh ulama ketika itu sampai diperangi. Ulama ketika itu tetap dengan laguuUlamanya (tidak ada lagi rasul setelahnya). Mereka enggan dan menyombongkan diri tidak mau mengatakan Muhammad utusan Allah apalagi mengi’tiqadkannya. Mereka hanya mau mengatakan dan mengi’tiqadkan bahwa Muhammad anak ‘Abdullah, Muhammad bapak si Qasim, Muhammad suami khadijah, Muhammad keponaan Abu Thalib dan berbagai macam Muhammad. Kalau sekarang mereka mengi’tiqadkan Muhammad 1400 yang lalu. Setipis kulit bawang propaganda Almasihud dajjal.
     
    Allaahu akbar 3 x walillaahil hamd
     
    Wahai orang-orang yang telah beriman, demikianlah disampaikan kepada kamu kisah-kisah para rasul semoga menjadi pelajaran bagimu sekalian. Ketahuilah olehmu, benarnya kamu percaya kepada Allah, Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dan pengatur alam semesta itu, terbukti ketika datang rasul Allah kepadamu yang menjelaskan ayat-ayatnya pada masa dan zamannya kamu mengikutinya dan berjuang bersamanya, karena dialah Muhammad yang bukan Bapak dari salah seorang lelaki diantara kamu akan tetapi dia adalah Utusan Allah dan pengesah dari semua pembawa berita besar.
     
     
    Maka pada khuthbah ini, aku kumandangkan kepada kamu sekalian satu Kalam Tuhan.
     
     
    128. Sungguh Telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi Penyayang terhadap orang-orang mukmin
    .
    Wahai orang-orang yang beriman bershabarlah kamu dan kuatkanlah keshabaranmu dan tetaplah bersiap siaga, dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.
     
    Baarakallaahu lii wa lakum fil qur`aanil ‘azhiim. Wanafa’anii wa iyyakum bimaa fiihi minal aayaati wadzdzikril hakiim. Wataqabbala minnii wa minkum tilaawattahu, innahu huwas samii’ul ‘aliim. Aquulu qauli hadzaa, fastagfiruuh, innallaaha gafuurur rahiim.
     
     
     
     
     
    KHUTBAH ke-2
     
    Allaahu akbar …7 x kabiira, walhamdulillaahi katsiira, wa subhaanallaahi bukratan wa ashiila. Alhamdulillaahilladzii anzala ‘alaa ‘abdihil kitaaba wa lam yaj’allahu ‘iwaja.
    Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariikalah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhuu rasuuluh.
    Allaahumma shallii wa sallim wa baarik ‘alaa saiyyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihii wa ashhaabihii ajma’iin.
    ‘amma ba’du fa yaa ‘ibaadallaah : ittaqullaaha mastatha’tum, wa saari’uu ilaa magfiratir rabbil ‘aalamiin.
    Fa qaala ta’aala : innallaaha wa malaa-ikatahuu yushalluuna ‘alannabiyy, yaa aiyyuhalladziina aamanuu shalluu ‘alaihi wa sallimu tasliimaa.
     
    Allaahumma shallii wa sallim wa baarik ‘alaa saiyyidinaa Muhammad, saiyyidil mursaliin, wa ‘alaa aalihii wa ashhaabihii wa azwaajihii wa dzurriyyatihii ajma’iin. Wardhallaahumma ‘alaa arba’atihil khulafaa-ir raasyidiin, Abii bakrin wa ‘umara wa ‘utsmana wa ‘aliy, wa ‘alaa baqiyyatish shahaabati wattaabi’iin, wa taabi’it taabi’iin waman tabi’ahum bi ihsaanin ilaa yaumid diin, wa ‘alainaa birahmatika yaa arhamar raahimiin.
     
    Allaahummashlih wulaati jamii’il muslimiin, wanshuril islaama wal muslimiin, wa ahlikil kafarati wal musyrikiin, wa a’li kalimatika ilaa yaumid diin.
    Allaahummagfir lil muslimiina wal muslimaat, walmu`miniina wal mu`minaat, al ahyaa-i minhum wal amwaat, innaka samii’un qariibun mujiibud da’waat, wa yaa qaadhiyal haajaat. Rabbanaa aamannaa bimaa anzalta wattaba’nar rasuula faktubnaa ma’asy syaahidiin.
     
    Yaa tuhan kami, kami telah beriman dan mengikuti Rasul yang telah engkau turunkan sekarang ini dan teguhkanlah kami sebagai saksi-saksi.
     
    Akaana linnaasi ‘ajaban an auhaina ilaa rajulin minhum an andzirin naasa wabasysyirilladziina aamanu annalahum qadama shidqin ‘inda rabbihim. Qaalal kaafiruuna inna hadzaa lasaahirun mubiin.
     
    Patutkah menjadi keheranan bagi manusia bahwa kami mewahyukan kepada seorang laki-laki diantara mereka, bahwa ia memperingatkan pada manusia dan memberi kabar gembira untuk orang-orang yang beriman bahwa bagi mereka kedudukan yang tinggi disisi tuhan mereka. Yang kafir malah mengatakan sesungguhnya dia mengada-ada.
     
    Yaa Allah telah kami sampaikan apa yang telah engkau wahyukan kepada kami berupa Alqur`an kepada khalayak ramai; maka ampunkanlah kami atas kebodohan kami menyampaikan ayat-ayatmu sehingga manusia sekeliling kami mengolok-olok kami.
     
    Yaa Allah telah kami sampaikan apa yang telah engkau wahyukan kepada kami berupa Alqur`an kepada khalayak ramai; maka ampunkanlah kami atas kelemahan kami menyampaikan ayat-ayatmu sehingga manusia sekeliling kami menyerang kami.
     
    Yaa Allah telah kami sampaikan apa yang telah engkau wahyukan kepada kami berupa Alqur`an kepada khalayak ramai; maka ampunkanlah kami karena mereka menyangka bahwa engkau tidak berkehendak dengan kehendak mereka.
     
    Tolonglah kami yaa Allah, karena setiap didatangkan kepada mereka seorang Rasul, tapi tidak sesuai dengan keinginan mereka maka mereka menyombongkan diri terhadapnya dan mendustakannya bahkan mereka berhasrat membunuhnya yang disangka mereka itu adalah perbuatan yang mulia. Tolonglah mereka yaa Allah, karena mereka mamandang mulia perbuatan yang hina disisimu, mereka memandang baik perbuatan yang buruk.
     
    Yaa Allah kami telah mengikuti pemimpin yang telah engkau datangkan diakhir zaman ini, sedang mereka mengikuti langkah syaithan yang nyata, dengan mengatakan tidak wajib taat kepada pemimpin.
     
    Yaa Allah terimalah syukur kami pada hari ini yang telah engkau turunkan Alqur`an kapada kami sehingga engkau berikan kekuatan kepada kami untuk mengumandangkannya secara jelas dan terang kekhalayak ramai. Sehingga dengan Alqur`an yang engkau turunkan kepada kami menjadi senjata sekaligus tameng untuk meruntuhkan bangunan kokoh yang dibangun Almasih addajjal.
     
    Yaa Allah lindungi kami dari godaan syaithan yang terkutuk, dari Almsih addajjal, dari ulama suu` yang sentiasa membuat kesamaran, yang mereka mengatakan seperti apa yang aku dan pembawa berita besar sebelum aku katakan “taqwalah kamu kepada Allah dan Rasul”. Orang yang beriman kepadaku dan kepada pembawa berita sebelumku nyata mengikutiku; sedang orang yang meragukanku dan memusuhiku disamarkan oleh ulama, dajjal, syaithan sehinga mereka memandang baik perbuatan yang buruk membunuh para pembawa berita besar sebelumku.
     
    Yaa Allah tolonglah kami dalam berjuang pada agamamu, menangkan kami dari syaithan yang nyata, dari almasih yang pembohong, dari ulama yang menjahati ‘ulama` pewaris nabi.
     
    Yaa Allah seandainya kami kalah dalam perjuangan ini maka tidak ada lagi orang yang mengumandangkan Kalammu yaa Allah. Yang ada hanya orang-orang yang melagukan alqur`an dengan lagu sikah, rass, dan sebagai macam lagu yang mereka menyangka itu adalah alqur`an.
     
    Yaa Allah kami telah beriman dengan apa yang engkau turunkan sekarang ini, maka jadikan kami syuhada` yang tidak hanya menunggu iming-iming syaithan, dajjal, dan ulama bahwa Imam Mahdi nanti, entah kapan, datangnya; ‘isa turun dari langit seperi layaknya mereka menunggu engkau yaa Allah turun dalam naungan awan disertai para malaikat lalu engkau putuskan perkara, entah didunia ini, dimahsyar atau disurga nanti; pada hal kepada Allah dikembalikan segala perkara.
     
    Yaa Arhamar raahimiin, irhamnaa… Yaa Arhamar raahimiin, irhamnaa… Yaa Arhamar raahimiin, irhamnaa…
    Rabbanaa aatinaa fiddunya hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qina ‘adzaaban naar.
     
    ‘ibaadallaah. Innallaaha ya`murukum bil ‘adli wal ihsaan, wa iitaa-idzil qur`baa wa yanhaa ‘anil fahsyaa-i wal munkari wal bagy. Ya’iizhukum la’allakum tadzakkaruun, fadzkurullaaha yadzkurkum wad’uuhu yastajiblakum wa ladzikrullaahi akbar. Assalaamu ‘alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh.
     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s